Bertuan

 


Bagaimana aku bisa mempersingkat waktu?

Untuk memotong jarak, atau membenamkan

Pegunungan yang menghalangi kita, yang

Melahirkan rindu lalu memupuknya, sesukanya!


Lelahku sudah tumbuh mengudara

Butuh bahumu dan aromamu, untuk

Membuatku sejenak melupa dari dunia

Berserta kegaduhan, dan keriuhannya


Ingin kulahap manis senyummu secara berulang

Agar aku bisa menetralisir pahitnya kehidupan

Aku, punggung dan pikiranku tidak sekuat itu, butuh

Pelukmu untuk menyandarkan beban yang kelewat jauh


Kadang emosiku butuh ditenangkan

Terlalu sering ia meledak-ledak tak bertujuan

Barangkali suara lembutmu nan mendayu

Dan terkadang tegas itu adalah penawarnya


Aku membutuhkanmu.

Menginginkanmu


Kemarilah! Jika waktumu sudah luang

Kesibukanmu yang menumpuk sudah lengang

Film dan musik favoritmu ingin kaubagikan

Atau sekadar mencicipi nasi uduk pinggir jalan


Jangan sampai pertemuan yang kita rencanakan

Menunggu saat liburan massal datang

Sebab aku tidak mau rinduku macet di tengah Jalan

Hanya karena kita melewatkan banyak kesempatan


Saat itu tiba, akan kureservasi restoran yang biasa

Menjadi tempat kita berbincang, kuharap

Kaupersiapkan candaan atau otot gusi

Yang siap tertawa berjam-jam, karena ada banyak

Lelucon dan Cerita lucu untuk meleburkan rindu


Sebab aku merindukanmu. Pulanglah.

Selekasnya.

 


Komentar

Postingan Populer