Metamorfosis hati
Aku tidak tau apa yg sedang kita lakukan sekarang. Apakah kita menunda perpisahan, atau juga bertahan tanpa harapan. Kau datang dengan sejuta harapan, menawariku ribuan kebahagiaan. Kau membuat ilusi ku melangit, tanpa pernah tersadar ternyata kau akan pergi tanpa pamit. Sangat sakit, saat semua rencana yang telah ku pilih, perlahan kau pudarkan dengan membuatku tersisih. Kita seperti dua orang asing, saat kau telah menemukan obat penyembuh luka. Sedangkan ku, masih dalam sebuah rasa kecewa. Kau telah memulihkan senyum manis itu kembali, walaupun itu tidak karena diriku lagi. Berbahagialah, tanpa pernah merasa kau telah menggores sebuah luka. Aku tak apa, asalkan kau bahagia. Walaupun aku membenci kalimat tersebut.
.png)
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus